Tips Solo Travelling

tips solo travelling

Travelholic, udah pernah solo traveling? Selain memberikan pengalaman yang berbeda_karena bisa
dengan bebas nentuin itinerary kemana aja, solo traveling juga sangat menantang.

Tapi karena dianggap cukup beresiko, cewe-cewe biasanya ogah nih buat solo traveling. Karena, jika ada masalah atau halangan yang travelholic temui di perjalanan, tidak ada orang atau teman yang bisa diajak untuk bertukar pikiran.

Tapi ga usah khawatir 🙂 untuk travelholic yang ingin solo traveling atau sendirian berikut tips nya
1. Pelajari Tujuan
Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya pelajari tempat tujuan terlebih dulu. Bisa dilakukan dengan
browsing di internet, atau bertanya kepada orang yang pernah melakukan perjalanan ke tempat tujuan
travelholic.
Lebih baik lagi untuk mesingkronisasikan info yang didapat bersama dengan petanya. Agar travelholic
bisa memperkirakan jarak objek wisata yang satu dengan objek wisata yang lain, serta mendapatkan
gambaran keadaan tempat tujuan.
Buat juga itinerary perjalanan. Kenapa? Karena ini akan memudahkan travelholic untuk mengetahui
langkah-langkah kemana akan berpergian saat di tempat wisata. Kalau bisa, buatlah catatatan
sedetail mungkin.
2. Membawa peta
Selalu bawa peta dan pelajari jarak yang akan ditempuh dari satu tempat ke tempat yang lainnya.
Ketika sampai di tempat tujuan, pilih alat transportasi yang sesuai dengan budget untuk mobilitas
wisata.
3. Hotel yang aman
Penting ni buat solo traveler cewe, cari penginapan yang khusus untuk wanita.
Perhatikan keamanan saat di hotel ketika check-in, mintalah kamar yang posisinya paling strategis:
dekat dengan lift/tangga, tidak terpisah dari kamar-kamar yang lain dan akses keluar mudah.
Selain itu, pada saat check in jangan menginformasikan kalau travelholic menginap sendirian.
Jika pihak hotel mengharuskan travelholic meninggalkan kunci di front desk ketika akan keluar,
pastikan bahwa petugasnya meletakkan kunci
Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengunci kamar yang travelholic inapi.
Penting dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada saat di hotel.
4. Jangan tiba malam hari 
Akan lebih aman jika travelholic tiba ditempat tujuan bukan pada malam hari, apalagi jika tempat
yang dituju adalah tempat yang sama sekali baru buat travelholic.
Tiba di waktu pagi atau siang hari akan membantu travelholic untuk lebih mudah mengenali wilayah.
Selain itu, alasan terpenting adalah masalah keamanan.
Kondisi malam hari di berbagai tempat umumnya cenderung lebih rawan dibanding siang hari. Terlebih
di kota-kota kecil dan pedesaan, suasana berbubah sepi lebih awal pada malam hari. Dengan tiba di
waktu pagi atau siang hari di tempat tujuan, travelholic akan lebih mudah menemukan tempat aman
dan nyaman untuk menginap sebelum hari gelap.
5. Simpan uang dan dokumen di tempat aman
Simpan uang cash di beberapa tempat yang terpisah dan jangan lupa untuk selalu menyimpan soft copy
dokumen-dokumen penting. Untuk cara menyimpan uang dan dokumen, travelholic bisa membacanya di
artikel tips packing.
6. Berpakaian yang sesuai 
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan berpakaianlah yang sewajarnya. Berpakaian terlalu
mencolok justru membuat perhatian mudah tertuju pada travelholic.
Pakailah pakaian yang simpel dan memudahkan untuk bergerak.
Dan ingat untuk tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan.
7. Pelajari budaya, kebiasaan dan bahasa tubuh penduduk lokal
Selain untuk menghindari salah paham, mempelajari hal-hal ini juga dapat membuat perjalanan lebih
menyenangkan.
Di tempat dan kondisi tertentu, bahasa tubuh yang kita anggap biasa belum tentu diartikan sama. 🙂
8. Tetap tampil percaya diri
Ketika berada di jalan dekat rumah maupun di sebuah kota yang ribuan kilo jauhnya dari rumah,
tetaplah berjalan dengan percaya diri.
Berjalanlah dengan tujuan yang mantap. Dengan begitu, perhatian yang tidak diinginkan dapat
diminimalisir.
Kalau terlihat bingung di jalan hanya akan membuat travelholic tampak lemah dan rentan.
Jika tersesat, tetaplah tenang. Mampirlah ke toko atau restoran dan bertanyalah pada orang yang
tampak bisa dipercaya di sana.
9. Simpan info detail pusat layanan umum
Untuk berjaga-jaga jika ada sesuatu hal yang terjadi di perjalanan, penting buat travelholic untuk
mennyimpan informasi pusat-pusat umum dan layanan publik seperti rumah sakit dan kantor polisi
setempat. Buat yang travel ke luar negeri, selalu simpan nomor kedubes setempat.
10. Jaga Kontak dengan Orang-orang terdekat
Travelholic, ingat untuk tetap menjaga kontak dengan keluarga dan teman-teman ketika sedang
traveling sendirian. Telepon mereka secara teratur mengenai kondisi dan keberadaan travelholic.
11. Anjuran umum
Ada baiknya hindari jalan-jalan sendirian setelah larut malam di suatu tempat yang kita tahu kurang
aman, atau kurang kondusif.
Tidak minum-minum dengan pria asing, tidak naik ke gerbong kereta dan juga sarana transportasi umum
lainnya jika sedang kosong, serta anjuran umum yang lain.
12. Tetap waspada 
Nah travelholic, yang terakhir tapi yang terpenting adalah tetap waspada dalam kondisi apapun.
Traveling sendirian bukan soal perjalanan doank, namun lebih dari itu, menjadi solo traveler juga
bertujuan untuk mengenal diri sendiri lebih baik lagi.
Tetaplah percaya pada insting, dan kuatkan nyali 🙂
@hijabpacker – dare to have solo traveling

 

 

No Responses

Reply