Serunya Bambu Rafting di Loksado

bambu rafting loksadoTravelholic, mungkin rafting menyusuri sungai dengan perahu karet itu udah hal yang biasa..tapi gima kalo raftingnya pakai bambu. Bambu? Yap, menyusuri sungai dengan bambu. Penasaran?

Ini dia lokasinya yang nyediain bambu rafting, namanya Desa Loksado. Terletak di Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Loksado udah terkenal banget nih dengan wisata alamnya.

Di sini bambu rafting biasa disebut dengan Lanting Paring , “lanting” berarti mengarahkan dan “paring” berarti bambu.  Lanting Paring ini merupakan bagian dalam keseharian warga Loksado

Di Loksado, cukup dengan RP. 300.000,- Travelholic bisa nyobain yang namanya bambu rafting, menyusuri sungai Amandit yang deras dan hutan lebat khas Kalimantan dengan bambu. Oh yah bambu rafting ini cuma ada di sini loh..

Bambu rafting ini terdiri dari 10 sampai dengan 20 batang bambu yang diikat kuat dengan serat – serat bambu. Jadi sama sekali tidak pakai paku atau tali sintetik loh. . Bambu yang digunakan adalah bambu yang berada di hutan Loksado. Batang – batang bambu yang telah diikat dibentuk hingga menjadi rakit dan hanya boleh dinaiki oleh 3 sampai dengan 4 orang, termasuk jokinya.

Bambu rafting ini unik banget dan juga mendebarkan, Travelholic sesekali harus turun ke sungai yang dingin untuk mendorong rakit bambu pada saat terhalang bebatuan kali. Selama dua jam menyusuri sungai, Travelholic bisa melihat langsung hutan lebat alami khas Borneo serta kehidupan penduduknya yang masih alami. Oh yah, sesekali Travelholic akan nemuin arus yang tenang, pas banget nih buat foto – foto 😛

Untuk mencapai Loksado, Travelholic bisa menggunakan mini bus atau biasa di sebut taxi oleh orang lokal, dari depan Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin. Ongkosnya sekitar Rp. 65.000,- dengan lama perjalanannya selama enam jam.

Kemudian Travelholic turun di Alun – alun Kandangan, dari sini bisa dilanjutkan dengan naik ojek motor sekitar Rp. 50 – 60.000,-  Sebaiknya Travelholic tiba siang atau sore hari, kalau malam agak – agak serem nih..karena harus menyusuri hutan Pegunungan Meratus 🙂

Oh yah untuk ikut  Bambu Rafting, ada beberapa hal yang harus Travelholic perhatikan :
1.    Kenakan traveling sandal atau sepatu olah raga.
2.    Gunakan dry bag untuk menyimpan gadget dan dompet
3.    Bawa air minum dan snack, dua jam perjalanan cukup menyita energi loh 🙂
4.    Jangan menggunakan aksesori atau perhiasan yang berharga, karena pasti Travelholic bakal nyemplung  di sungai 😀
5.    Sebaiknya bawa sun glasses, dan gunakan tali pelindung agar sun glases ga jatuh ke sungai yah.

Penasaran kan dengan bambu rafting.. Yuk segera ke Loksado dan nikmati sejuk & indahnya alam Pegunungan Meratus Borneo ^^

@hijabpacker  – addict to water activity

3 Comments

  1. aas

Reply