Backpackeran? Siapa Takut :)

Industri pariwishijabpacker backpackata emang lagi booming banget belakangan ini, hampir semua orang sudah mengalokasikan budgetnya untuk liburan.
Nah gimana dengan kita yang ingin liburan tapi dengan budget yang minim 😀
Ga usah khwatir, dengan cara backpackeran kita masih bisa liburan senang – senang dengan budget yang minim. Yap backpacker itu identik dengan liburan ber budget minim, efisiensi jadi kata kuncinya.
Mungkin ada beberapa dari Travelholic yang baru mau mencoba liburan ala backpacker, nah berikut tips yang Travelholic harus perhatikan :

1.    Efisiensi
Yap namanya juga backpacker, hal yang paling penting adalah efisiensi di segala hal. Mulai dari transportasi, akomodasi sampai dengan budget untuk makan minum mesti diirit yah. Gunakan maskapai yang low budget, menginap di guest house atau hostel dan makan di warung – warung pinggir jalan daripada di restoran 😀
Selalu buat anggaran liburan sebelum berangkat. Susun budget seefisien mungkin dan tetap patuh terhadap anggaran yang sudah dirancang yah.

2.    Backpack
Sesuai namanya, berarti tinggalkan koper di rumah dan gunakan backpack atau ransel. Kenapa ransel? Karena ransel lebih efisien dan praktis.

3.    All you need is on your backpack
Karena Cuma bawa ransel, jadi Travelholic cukup membawa barang – barang yang dibutuhkan saja. Ga perlu bawa aneka kalung atau pernak – pernik, toh yang dibutuhkan seorang backpacker kan cuma pakaian, sun block, sun glasses dan obat – obatan.

4.    Obat – obatan
Nah karena liburan ala backpacker adalah liburan minim budget, jadi Travelholic harus makan di warung, tidur di guest house dan menggunakan transportasi umum. Maka dari itu obat – obatan adalah hal terpenting yang wajib dibawa. Obat – obatan yang wajib antara lain, obat demam, obat pusing, obat sakit perut, obat luka  dan lotion anti nyamuk.
Oh yah jangan lupa vitamin yah, vitamin bisa jadi “doping” pas liburan loh 😀

5.    Adaptasi
Destinasi liburan sampai perjalanan itu sendiri, merupakan sebuah hal baru. Sebaiknya Travelholic  mempelajari lingkungan sekitar. Pelajari tiap jalan dan arah agar tidak kesasar saat pulang. Penting juga untuk mempelajari masyarakat lokal, bahasa, nilai – nilai, dan kebiasaannya. Hormatilah penduduk setempat dan belajarlah dari mereka. Ambil esensi dari kehidupan social mereka. Percaya deh inilah yang akan memperkaya kita 🙂

6.    No comfort zone
Coba tinggalkan dulu comfort zone, seperti kamar yang nyaman, makanan yang enak, belanja sepuasnya dan ac mobil yang dingin 😛
Lakukan hal yang baru, tapi lakukanlah dengan semangat dan rasa suka.

Liburan ala backpacker bukan berarti harus susah loh, cobain deh pasti besok – besok ketagihan 😀

@hijabpacker – never change her backpack for 4 years 🙁

Reply