Panas – panasan?? Siapa Takut..

karimun jawaBuat para Travelholic terlebih lagi yang beach junkie alias pencinta pantai..pasti pernah ngalamin yang namanya sunburn atau kulit terbakar matahari. Efeknya kulit jadi merah gelap, kusam, terkelupas, panas dan tentunya perih 🙁

Salah satu pencegahannya pasti Travelholic udah pada tau yaitu dengan mengoleskan tabir surya sebelum panas – panasan, etapi kadang suka ga mempan loh. Apa lagi kalau main seharian di pantai plus nyemplung ke laut..hihi..alhasil sorenya langsung kaya kepiting rebus 😛

Nah, kalau kulit sudah terlanjur kebakar, Travelholic bisa cobain nih tips merawat kulit yang terbakar sinar matahari :

1.    Dinginkan
Yap, hal pertama yang harus dilakukan adalah segera mendinginkan kulit. Segeralah mandi atau berendam dengan air dingin. Air dingin dapat membantu mengeluarkan panas dari dalam kulit, sehingga kulit menjadi dingin serta memperlambat penglupasan kulit. Oh yah, pada saat mengeringkan badan, sebaiknya cukup ditepuk – tepuk aja yah, jangan mengusap kulit, karena akan membuat perih.

2.    Pelembap
Setelah mandi, selalu gunakan lotion pelembab. Agar kulit tetap terjaga kelembapannya. Tapi kadang salah satu efek dari kulit terbakar adalah kulit menjadi lebih sensitive, sehingga saat menggunakan lotion kulit malah menjadi perih. Nah, kalau Travelholic salah satunya yang ngerasa perih saat menggunakan lotion, bisa coba menggantinya dengan lidah buaya nih. Lidah buaya merupakan tanaman paling efektif untuk mendinginkan kulit yang terbakar, karena kandungan antioksidan dan anti-peradangannya.
Sebaiknya gunakan lidah buaya yang alami, yang langsung diambil dari tanamannya. Cukup dinginkan lidah buaya di kulkas, kemudian potong kecil – kecil. Ambil gelnya dan oleskan di kulit yang terbakar. Mudah kan 🙂

3.    Minum air putih yang banyak
Ketika kulit terbakar sinar matahari, otomatis kulit menjadi kering. Oleh karena itu minum banyak air akan memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk memperbaiki dan menghidupkan sel – sel kulit baru. Kalau kulit mulai mengelupas, minum 10 – 12 gelas air per hari.

4.    Kompres
Kulit yang memerah dan perih karena terbakar menunjukan adanya peradangan. Coba kompres bagian kulit yang memerah dengan mengoleskan madu murni. Atau bisa juga dengan susu atau yoghurt. Cukup basahi handuk kecil dengan susu atau yoghurt dingin. Kemudian kompreslah di bagian kulit yang memerah. Susu dan yoghurt juga bisa mencerahkan kulit loh 😛

5.    Masker
Untuk kulit muka yang terbakar bisa gunakan adalah buah – buahan seperti tomat, kentang dan timun sebagai masker. Ke tiga buah tersebut dapat meringankan efek perih dan terbakar pada kulit. Iris buah – buahan tersebut, dinginkan di kulkas, haluskan dengan blender dan jadikan masker selama 30 menit, kemudian basuh dengan air dingin.

6.    Stop menggaruk
Kadang kita suka ga sadar untuk menggaruk kulit yang terbakar, karena rasa perih yang muncul sering disertai rasa gatal. Nah kompreslah kulit dengan madu, susu atau yoghurt seperti tips di atas. Mengompres dapat juga menghilangkan rasa gatal yang muncul.

7.    Jangan dikelupas
Kulit akan bertambah meradang apabila di kelupas secara paksa, biarkan kulit terkelupas secara alami.

8.    Vitamin
Last but not least, konsumsi vitamin C dan E. Vitamin C diyakini mampu merawat kulit dari infeksi dan peradangan, dan Vitamin E membantu regenerasi sel kulit lebih cepat.

Nah itu dia delapan tips untuk merawat kulit yang terbakar sinar matahari. Jadi sekarang ga usah takut panas – panasan yah Travelholic..just enjoy your traveling.

@hijabpacker – proud to be “sawo mateng” ^^

Reply