Batik Demakan

Selain Yogyakarta dan Solo, ada lagi nih kota yang terkenal akan batiknya. Demak, terletak di pesisir Jawa Tengah ini juga terkenal akan batiknya.

Dalam sejarahnya Batik Demak lahir sekitar enam abad silam. Pada masa perpindahan Kasultanan Demak Bintoro ke Pajang nama Batik Demak sempat menghilang. Batik Demak mulai dirintis di wilayah pesisiran dengan motif yang sangat khas, yaitu perpaduan motif pesisiran dan pertanian serta terdapat perpaduan corak Majapahit dengan nilai – nilai Islam.

Motif yang digambarkan pada Batik Demak terinspirasi dari sejarah Kerajaan Demak itu sendiri, seperti ornamen yang terdapat di Masjid Agung Demak, gambar bledeg atau petir, burung phoenix, dan bulus. Kemudian unsur pertaniannya muncul dalam motif  buah – buahan, seperti belimbing, jambu dan semangka tegalan.

Ada nilai – nilai filosofi dalam Batik Demak, misalnya motif bledeg memiliki makna meredam perangai keras terhadap si pemakainya. Motif  burung phoenix atau burung hong memiliki nilai keindahan sekaligus kegagahan serta menjunjung tinggi kebajikan dan keabadian. Sedangkan motif belimbing merupakan buah yang menjadi ikon khas dari kota Demak dan motif semangka merupakan buah andalan di Demak.

Pengerajin Batik Demak tersebar di beberapa wilayah Demak, di antaranya Desa Wedung, Desa Karangmlati, Kelurahan Mangunjiwan, Kelurahan Bintoro dan Kelurahan Kadilangu.

Kini Batik Demak tengah gencar di promosikan, motif – motif yang ramai ditawarkan antara lain Ulam Segaran, Tigo Rangsik, Sabet Rangsik, Semangka Tegalan dan Cupit Kepiting.

Nah Travelholic, yuuuk kita jaga salah satu warisan budaya kita. Tetap bangga menggunakan batik dan ingat yah..beli yang asli dari pengerajin lokal…jangan saru dengan buatan Negara sebelah 😛

@hijabpacker – pecinta batik pesisir 🙂

Reply