Menyusuri Indahnya Grand Canyon Nusantara

Cukang TaneuhHalloo..halloo Travelholic yang abis liburan panjaaangg 🙂
Udah kemana aja liburan panjang kemarin? Nah kali ini gw mau share tempat yang cantiik banget, dan letaknya deket kok..penasaran?
Pasti Travelholic udah pada tau yang namanya Grand Canyon kan..? Tapi tunggu dulu ini bukan yang di Amerika sanaaa..ini deket kok.

Di sini Travelholic bisa menyusuri indahnya sungai sambil menikmati uniknya dinding – dinding gua yang desertai air terjun alami. Nah namanya adalah Cukang Taneuh atau Green Canyon.

Kenapa sih dinamain Green Canyon? Sebenernya yang ngasih nama Green Canyon sendiri adalah seorang turis yang berasal dari Perancis, sekitar awal tahun 1990 an. Penduduk lokal sih menyebutnya dengan Cukang Taneuh yang berarti Jembatan Tanah, karena di sini banyak terdapat jembatan yang terbuat dari tanah.
Terletak di Desa Kertayasa, Kabupaten Ciamis Jawa Barat, Green Canyon ini sebenernya adalah aliran dari Sungai Cijulang.

Rute menuju Green Canyon sangat mudah, Travelholic tinggal mengikuti rute ke arah Jawa Tengah aja. Melalui kota Tasik, Ciamis, Banjar lalu menuju Pangandaran. Jarak Green Canyon dari Pangandaran sekitar 32 km. Tapi kalau Travelholic mengambil rute dari Kota Ciamis, maka jaraknya sekitar 130 km. Karena Green Canyon ini sudah ramai oleh turis, akses menuju lokasi ini sudah cukup nyaman untuk dilalui oleh kendaraan roda empat.., jadi tenang aja 🙂

Di sini Travelholic bisa menyusuri Sungai Cijulang dengan perahu kayak, atau perahu yang lebih besar yang bisa dinaiki 4 – 7 orang dengan pemandu jalan. Perahu – perahu ini disewakan di dermaga. Penyusuran dimulai dengan air sungai yang jernih dan bewarna kehijauan, semakin jauh Travelholic akan bertemu dengan lorong goa. Nah ini dia pusat keindahannya Green Canyon. Di sepanjang lorong goa, Travelholic akan disuguhi oleh keunikan stalaktit dan stalakmit di dinding – dinding goa. Oh yah rugi deh kalau ga turun untuk berenang di sini. Super keren..!!

Keluar dari goa, Travelholic akan disambut oleh air terjun kecil yang dingin dan sejuk. Sesekali akan muncul kabut tipis hasil dari sapuan angin disekitar air terjun. sungai cijulang

Oh yah, pada saat di dalam goa Travelholic juga akan menemukan keragaman satwa lokal. Di antaranya ada kelelawar, beberapa jenis burung, kadal dan musang.

Hijaunya bukit – bukit dan birunya langit begitu menyatu dengan jernihnya aliran Sungai Cijulang yang membelah Desa Kertayasa. Harus coba deh pokoknya ^^

@hijabpacker – Nusantara addicted

Reply