Traveling sendirian, Siapa takut?!

Traveling adalah salah satu bentuk ekspresi kita yang sangat menyukai jalan-jalan ke tempat yang belum pernah kita kunjungi. Apalagi kalau kita mempunyai finansial yang cukup untuk segala kebutuhan selama traveling.

Nah untuk Travelholic ykuningang perempuan kadang ingin traveling dengan teman – teman perempuannya aja dan tidak ingin mengikutsertaan laki-laki. Rasanya lebih nyaman aja kan kalau ladies only :p

Melihat kemungkinan yang terjadi kedepan selama traveling, perempuan harus mempunyai persiapan dan tips yang oke agar selama traveling, mereka tetap aman dan pulang dengan tidak kurang suatu apapun. Disini ada beberapa tips untuk Travelholic perempuan yang ingin traveling sendiri tanpa mengikutkan laki-laki sebagai partner traveling.

1. Memberitahu orang tua

Ketika Travelholic sudah mengetahui dan memastikan kemana tujuan wisata Travelholic, Travelholic wajib memberitahu kepada orang tua dan meminta izin. Tujuan ini selain meminta doa untuk keselamatan, juga bisa menjadi antisipasi yang cepat apabila terjadi sesuatu terhadap Travelholic dan teman – teman.

2. Memilih pakaian yang sopan

Setelah memberitahu dan meminta izin kepada orang tua, siapkan pakaian yang akan di bawa. Pilihlah pakaian yang sopan dan tidak provokatif sehingga menjadi sorotan banyak mata, karena ketika traveling, setiap orang umumnya akan melihat penampilanTravelholic. Bisa dibayangkan kan jika Travelholic memakai pakaian yang mengundang kejahatan.

3. Waspada ketika traveling

Meski Travelholic tergolong perempuan mandiri dan bisa menjaga diri, bukan berarti ga akan ada yang ganggu. Selalu waspada dan waspada! Jangan sampai kesenangan pada saat traveling menurunkan kewaspadaan terhadap sekeliling. Mungkin alat penyetrum atau pepper spray akan Travelholic butuhkan untuk jaga-jaga selama traveling, baik traveling jarak dekat maupun jauh. Selain itu selalu gembok tas atau koper Travelholic selama pergi ke wisata atau selama di penginapan. Selalu menyimpan barang berharga berupa dompet, hp, dll di tempat yang benar-benar aman namun bisa di jangkau.

4. Jangan panik

Kadang ada beberapa kejadian di luar ekspetasi kita, misalnya jadwal pesawat yang delay atau dimajukan, jadwal tour yang berubah, cuaca yang tiba – tiba berubah, demonstrasi dan lain sebagainya, semua ini memang bisa membuat Travelholic panik. Namun selalu usahakan untuk mengendalikan rasa panik tersebut, kembali focus dengan langkah – langkah yang harus diambil untuk antisipasi.

5. Tidak perlu sok akrab

Kadang ketika menanyakan tempat ke orang yang belum kita kenal dan melihat sikap dia terlihat ramah, membuat kita menjadi terbuka dengannya, sehingga informasi tentang diri Travelholic mengalir begitu saja. Jangan mudah akrab dan ramahlah sewajarnya jangan sampai di lebih-lebihkan ya.

 

@hijabpacker – doyan jalan – jalan

Reply