Amazing Tambora

tamboroApa yang terlintas di pikiran Travelholic ketika mendengar kata “Gunung Tambora”? Gunung berapi dengan letusan dahsyat mungkin yang paling banyak terlintas kan… 🙂

Pasti banyak dari Travelholic yang sudah tahu, gunung inilah yang membuat heboh dunia dengan letusannya yang sangat hebat.

Tercatat dalam sejarah, Gunung Tambora meletus pada tahun 1815 ada pada skala  7 Volcanic Explosivity Index (VEI). Itu artinya sangat merusak. Ledakan Tambora membuat kawasan Sumbawa dan sekitarnya berada dalam kegelapan dan juga terjadi tsunami.Puluhan ribu orang tewas akibat dampak letusan dan tsunami, menyusul kemudian, kelaparan dan penyakit. Oh yah, efek letusan di tahun 1815 ini juga mempengaruhi iklim global loh. Efek panas serta debu dari letusan Gunung Tambora melubangi atmosfer bumi, inilah yang mengubah iklim global, bahkan pada tahun 1816 di benua Eropa dan Amerika Utara tidak mengalami musim panas.

Dalam sejarahnya letusan dahsyat gunung tambora ini telah menyemburkan materi paling banyak diantara letusan gunung-gunung lain yang ada di dunia, semburan itu diperkirakan menyemburkan sebanyak 36 mil kubik, menciptakan kawah dengan diameter tujuh kilometer dengan kedalaman kawah 800 meter, dan keliling kawahnya 16 kilometer, mengalahkan rekor dari letusan Gunung Krakatau yang menyemburkan lima kilometer kubik dengan lubang kawah selebar lima kilometer dengan kedalaman kawah 500 meter. Ledakan dahsyat tersebut menyebabkan Gunung Tambora dengan ketinggaian di atas 4.000 mdpl turun menjadi 2.851 mdpl.

Gunung Tamboramerupakan gunung dengan tipe gunung strato vulkanik. berlokasi di Bima , Provinsi Nusa Tenggara Barat di antara Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.Kawasan Gunung Tambora merupakan lokasi konservasi, dan terbagi menjadi dua lokasi konservasi, yaitu: Tambora Wildlife Reserve dengan luas 80.000 hektar dan Tambora Hunting Park seluas 30.000 hektar.

Travelholic bisa menikmati keindahan yang ada di puncak Gunung Tambora, dengan pemandangan kawahpadang pasir luas yang indah, Danau Satonda besertanya pulaunya, yaitu Pulau Satonda. Gunung Tambora menjadi salah satu gunung yang terindah di Indonesia, tentunya dengan fenomena alam yang menakjubkan.

Untuk Travelholic yang ingin mendaki Gunung Tambora, bulan Juli dan Agustus adalah waktu yang terbaik karena cuaca nya yang cocok untuk pendakian. Kemudian pastikan Travelholic menggunakan jalur resmi yang sudah pasti aman. Ada tiga jalur pendakian resmi yang semuanya ada di wilayah Kabupaten Dompu. Jalur yang pertama ada di Dusun Pancasila, dikenal dengan jalur Pancasila dan merupakan jalur yang paling ramai karena relative lebih aman. Yang ke dua jalur Sabana Doro Ncanga, ini jalur cocok buat Travelholic yang doyan off road. Dan yang terakhir adalah jalur Doropeti, yang berada di Desa Doropeti. Jalur Doropeti ini lebih landai daripada jalur Pancasila.

Pendakian Gunung Tambora di perlukan sekitar tiga sampai lima hari, jadi persiapkan fisik dan yang pasti jangan mendaki sendirian yah 🙂

 

@hijabpacker – alam bukan untuk ditaklukan!

Reply