Film 3 dara 2 : Apa Yang Terjadi Ketika Suami Istri Bertukar Peran?

Masih ingat dengan film 3 Dara di tahun 2015?
Dalam film 3 Dara yang pertama, tiga sahabat Affandi (Tora Sudiro), Jay (Adipati Dolken), dan Richard (Tanta Ginting) dikutuk oleh psikolog Windy menjadi perempuan. Sementara, di film sekuelnya, 3 Dara 2, lebih menceritakan keadaan rumah tangga ketiga pria tersebut.
Cerita 3 Dara 2 memang di kemas sedikit berbeda, nih. Jadi tidak harus menonton film 3 Dara yang pertama untuk dapat mengerti film 3 Dara 2. Karena, jalan ceritanya memang berbeda dan bukan kelanjutan dari yang pertama.

Di film 3 Dara yang pertama itu lebih membahas masalah personal pria yang menjadi wanita. Sedangkan di sekuelnya, lebih membahas keluarga serta permasalahan didalamnya. Film 3 Dara 2 masih berfokus ke permasalahan gender, namun lebih mengerucut, bukan mengenai perbedaan pria dengan wanita, tapi lebih membahas mengenai profesi istri atau ibu rumah tangga. Yang pastinya tema ini bisa jauh lebih lucu, komedinya pun lebih spesifik dan bisa sangat berkembang.

film 3 dara 2

film 3 dara 2

Di film 3 Dara 2, Afandi, Jay dan Richard dituntut untuk jadi bapak rumah tangga yang mampu mengerjakan seluruh tugasnya. Ke tiga sahabat ini harus membersihkan rumah, menyiapkan makan untuk para istri, memcuci pakaian dan masih banyak lagi pekerjaan rumah tangga lainnya yang harus mereka kerjakan.

Selain plot yang berbeda, di film 3 Dara 2 ada unsur horornya, loh. Uniknya adegan horor yang tercipta adalah inprovisasi dari Monty Tiwa, sang sutradara pada saat proses syuting.

Dalam film 3 Dara 2 juga muncul beberapa karakter baru seperti Jentu (Soleh Solihun) dan Kasih (Rania Putri). Kehadiran karakter baru ini menambah kelucuan serta menguatkan karakter yang sudah muncul di film 3 Dara yang pertama.

film 3 dara 2

film 3 dara 2

Film 3 Dara 2 ini membawa pesan yang cukup bermakna walaupun terbungkus unsur komedi, jadi pesan tersampaikan dengan ringan dan santai. Film drama komedi 3 Dara 2 akan tayang serentak 25 Oktober 2018 di bioskop Indonesia.

Reply